First Rajab on Tsunami Museum and Kerkoff Aceh

Visit Tsunami Museum in Aceh
(Private Document)

This is my third visit to the Tsunami Museum in Aceh, which a world reference in the study of the Tsunami. There are many lessons that I’ve found in this place while dzikr (remind) the power of Allah Azza Wa Jalla, how a man with all wealth and luxury, just a dust and nothing when faced with catastrophic disaster like Tsunami. And I find new properties in this museum, and some layout has been changed in a way. I think that purpose is make visitors not bored when visit.

Ini kunjungan saya yang ketiga ke Museum Tsunami Aceh, yang merupakan referensi dunia dalam mempelajari Tsunami. Ada begitu banyak hikmah yang saya temukan di tempat ini sambil berdzikir mengingat kekuasaan Allah Swt betapa manusia dengan segala kekayaan dan kemewahan yang dimilikinya, hanyalah debu yang tak ada apa-apanya bila dihadapkan dengan bencana mahadahsyat seperti Tsunami. Disamping itu, saya temukan beberapa properti baru di museum ini, dan tata ruang yang sudah diubah sedemikian rupa dan tidak membosankan pengunjung untuk mengunjunginya.

(Private Document)
(Private Document)

I also visited a Kerkoff Aceh, the big cemetery complex and the bigger in outside the Netherland. When Perang Aceh (Aceh War) happen and Nusantara was still in colonized, the soldiers and Kohler as General Lieutenant for Dutch, killed in the hand of Aceh’s warrior and rest in peace in this place. Kerkoff Aceh known as Peutjut, or Pocut ( favorite son ), because in this area is also buried Sultan’s son who ever made ​​a mistake and tried by the Sultan.

Saya juga mengunjungi Kerkoff Aceh, yaitu kuburan para prajurit Belanda dan terbesar di luar negara Belanda. Saat Perang Aceh bergejolak dan Nusantara dalam penjajahan, para serdadu Belanda dan Kohler, sebagai jenderal besar Belanda, tewas di tangan pejuang Aceh dan dikuburkan di komplek pemakaman ini. Kerkoff Aceh dikenal juga dengan sebutan Peutjut, atau Pocut (anak kesayangan), karena di kompleks makam ini juga dikuburkan anak Sultan yang pernah melakukan kesalahan dan diadili langsung oleh Sultan. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s